PUISI HUJAN
Minggu, 02 Oktober 2016
HUJAN
Merupakan suatu anugrah yang maha kuasa
Menjadi berkah dikala datangnya
Melebarkan senyum bibir alam
Meneduhkan jiwa busuk insan
Ciptakan damai tatkala hadirmu
Terduduk mangu dalam naunganmu
Dalam rinai hujan yang berbaris rapi
Ku biarkan jatuh dan terpecah
Menyatu padu pada kumpulan kawanmu
Mengalir kemana sesuka hatimu
Aku hanya titipkan keluh kesahku
Kuterdiam dalam pelukan damaimuku
Biarpun airmu mengucur seluruh ragaku
Pada dingin membius rasa
Darahku mengental pekat , aku tumpat pedat
Darahku kembali mengatakan yang ingin jantung ucap
Kusertakan jua cinta sebelah tanganku
Pada ambang genangan airmu
Biar mencari jalanya sendirI
Ibarat pungguk merindui bulan
Tulus cintaku tak terhiraukan
Dalam renungan asa ku masih sisihkan sisa harapanku
Bila suatu saat
Kau kembali merinduiku
Langganan:
Postingan (Atom)